Lamine Yamal pecah rekod dunia bola sepak menjadi pemain termuda beraksi dalam final EURO 2024 memecahkan rekod yang sebelum ini dipegang oleh legenda Brazil, Pelé.
Yamal Pemain Termuda Beraksi Dalam Final EURO 2024
Pada usia 17 tahun satu hari, Yamal telah berjaya cemerlang dalam kedua-dua bidang akademik dan bola sepak.
Pecah Rekod Pelé, Yamal Pemain Termuda Beraksi Dalam Final EURO 2024
Mempamerkan prestasi cemerlang bersama pasukan Sepanyol, Yamal telah mengumpul satu gol dan tiga bantuan gol untuk membawa negaranya ke final menentang England pada awal pagi Isnin.
Selepas menunjukkan prestasi sensasi bersama Barcelona, Yamal terus menarik perhatian dunia menerusi persembahan cemerlangnya di Euro 2024. Ini termasuklah menyerlah dalam perlawanan separuh akhir di mana beliau membantu Sepanyol menewaskan Perancis.
Dalam sejarah, Yamal menjadi pemain termuda dalam sejarah final kejohanan utama, 66 tahun selepas Pelé mencipta rekod tersebut.
Ads
Pelé ketika itu berusia 17 tahun dan 249 hari
Pelé ketika itu berusia 17 tahun dan 249 hari, membarisi pasukan Brazil dalam perlawanan akhir Piala Dunia 1958, di mana beliau menjaringkan dua gol untuk memastikan kemenangan 5-2 ke atas Sweden.
Ads
Untuk info , Sepanyol Juara EURO 2024 dan negara paling BERJAYA menang EURO apabila menang buat kali ke-4 (1964, 2008, 2012 & 2024)
Ads
Tahniah España..!
Wah, hebatnya remaja ni muda-mudah dah jadi lagenda!
Susulan Raja Norway, Raja Harald V yang jatuh sakit ketika bercuti di Langkawi, usaha bagi membawa pulang Baginda kini sedang dijalankan, demikian kenyataan Istana Diraja Norway yang dilaporkan Astro Awani.
Kenyataan itu dikeluarkan pada awal Jumaat waktu Malaysia di laman webnya www.royalcourt.no.
Baginda yang sedang menjalani rawatan di Hospital Sultanah Maliha (HSM) Langkawi akan kekal di hospital untuk beberapa hari lagi.
Ia juga menyatakan bahawa baginda menerima perhatian baik di hospital itu dan doktor peribadi baginda juga melaporkan bahawa keadaan kesihatan Baginda semakin baik.
“Matlamatnya adalah agar Baginda dapat pulang ke Norway dengan pesawat dalam tempoh beberapa hari ini. Kerajaan Norway sedang memudahcara pengangkutan, dan Angkatan Tentera Norway bertanggungjawab dalam urusan membawa pulang baginda ke Norway,” kata kenyataan itu.
Ada hal yang sebenarnya sederhana akan tetapi tidak banyak umat muslim yang mengetahui akan hal ini dan masih malu untuk menanyakan perihal berhubungan dengan mencukur bulu kemaluan. Perlu anda ketahui jika mencukur bulu kemaluan adalah salah satu sunnah dari Rasulullah SAW dan menjadi fitrah yang baik sesuai dengan sabda Rasulullah SAW dari Abu Hurairah ra, “Fitrah ada 5: khitan, mencukur bulu kemaluan, memendekkan kumis, potong kuku, dan mencabut bulu kemaluan.” (HR. Bukhari 5891 dan Muslim 257).
Dari beberapa hadith yang mengatakan tentang kesunnahan mencukur bulu kemaluan, para ulama kemudian sepakat jika hukum mencukur bulu kemaluan adalah sunnah atau dengan kata lain dianjurkan. Akan tetapi, terjadi perbedaan pendapat dalam masalah mencukur atau mencabut bulu kemaluan tersebut.
Madzhab Hanafiyah mengatakan jika sunnahnya merupakan mencabut, akan tetapi madzhab Maliki mengungkapkan sebaliknya yakni sunnahnya bukan mencabut namun mencukur. Selain itu, madzhab syafi’i juga mempunyai pandangan yang berbeda yakni membedakan muslim yang masih single dengan perempuan yang sudah lanjut usia. Untuk kaum wanita muslim yang masih muda maka disunnahkan untuk mencabut bulu kemaluan. Sedangkan untuk wanita yang sudah lanjut usia, disunnahkan untuk mencukurnya saja.
Sedangkan madzhab Hambali atau Imam Ahmad berpendapat jika sunnahnya adalah mencukur dan pendapat terakhir ini disetujui Lembaga Kajian Fatwa Arab. lembaga tersebut mengungkapkan jika manfaat dari sunnah mencukur bulu kemaluan adalah untuk menjaga kebersihan di sekitar alat vital dan juga meningkatkan pembuluh darah saat berjima dan terhindar dari penyakit karena bakteri yang tumbuh serta berkembang biak diantara bulu kemaluan tersebut.
Hadith Mencukur Bulu Kemaluan Dalam Islam
Dari A’isyah radliallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada sepuluh hal dari fitrah (manusia); Memangkas kumis, memelihara jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung), potong kuku, membersihkan ruas jari-jemari, mencabut bulu ketiak, mencukup bulu pubis dan istinjak (cebok) dengan air. ” (H.r. Muslim, Abu Daud, Turmudzi, Nasa’i, dan Ibn Majah).
Dalam hadits diatas memperlihatkan jika mencukur bulu atau pun rambut tertentu hukumnya adalah disyariatkan dan tidak dilarang.
Sementara dalam riwayat lainnya yakni dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada lima hal termasuk fitrah; Istihdad, khitan, memangkas kumis, mencabut bulu kemaluan, dan memotong kuku.” (HR. Bukhari, Muslim dan yang lainnya)
Kemudian, Imam as-Syaukani memberi penjelasan, Istihdad adalah mencukup bulu kemaluan. Digunakan istilah istihdad, yang artinya mengunakan pisau, karena dalam mencukurnya digunakan pisau. Sehingga bisa dilakukan dalam bentuk dicukur (habis), dipotong (pendek)… (Nailul Authar, 1: 141)
but bulu kemaluan.” (HR. Bukhari 5891 dan Muslim 257).
Dari beberapa hadith yang mengatakan tentang kesunnahan mencukur bulu kemaluan, para ulama kemudian sepakat jika hukum mencukur bulu kemaluan adalah sunnah atau dengan kata lain digalakkan. Akan tetapi, terjadi perbedaan pendapat dalam masalah mencukur atau mencabut bulu kemaluan tersebut.
Madzhab Hanafiyah mengatakan jika sunnahnya merupakan mencabut, akan tetapi madzhab Maliki mengungkapkan sebaliknya yakni sunnahnya bukan mencabut namun mencukur. Selain itu, madzhab syafi’i juga mempunyai pandangan yang berbeda yakni membedakan muslim yang masih single dengan perempuan yang sudah lanjut usia. Untuk kaum wanita muslim yang masih muda maka disunnahkan untuk mencabut bulu kemaluan. Sedangkan untuk wanita yang sudah lanjut usia, disunnahkan untuk mencukurnya saja.
Sedangkan madzhab Hambali atau Imam Ahmad berpendapat jika sunnahnya adalah mencukur dan pendapat terakhir ini disetujui Lembaga Kajian Fatwa Arab. lembaga tersebut mengungkapkan jika manfaat dari sunnah mencukur bulu kemaluan adalah untuk menjaga kebersihan di sekitar alat vital dan juga meningkatkan pembuluh darah saat berjima dan terhindar dari penyakit karena bakteri yang tumbuh serta berkembang biak diantara bulu kemaluan tersebut.
Bolehkah Suami Mencukur Bulu Kemaluan Isteri Atau Sebaliknya ?
Ada sebagian umat muslim pasangan suami istri yang mempertanyakan apakah boleh istihad dilakukan oleh suami karena alasan suami tidak susah saat mencukur bulu kemaluan sendiri dan supaya lebih mesra dan alasan lainnya?. Saat suami membantu istri melakukan istihdad, maka pastinya juga akan melihat aurat yang dimiliki istri atau sebaliknya dan terdapat dua pendapat ulama mengenai hal tersebut.
Ulama yang memakruhkan memiliki dalil dengan hadits riayat Aisyah radhiyallahu ‘anha yang berkata, “Aku tidak pernah memandang kemaluan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sama sekali”. (HR. Ibnu Majah)
Mubah
Pendapat jumhur ulama yang menilai hadits Aisyah tersebut dhaif seperti yang disebut Al Hafizh Ibnu Rajab. Selain itu dalil lain adalah riwayat Aisyah dalam Bukhari dan Muslim yang berkata, “Aku pernah mandi bersama Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dari satu bejana antara aku dan beliau. Kemudian beliau bergegas-gegas denganku mengambil air, hingga aku mengatakan: tinggalkan air untukku, tinggalkan air untukku”. Ia berkata; “Mereka berdua saat itu dalam kondisi junub”. (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam Fathul Bari dijelaskan jika ulama seperti Ad Daudi berdalil dengan hadits berhubungan dengan suami yang memandang aurat istri. Sedangkan hadits lain yang dijadikan pegangan untuk memperbolehkan suami melihat aurat istrinya adalah dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, “Jagalah auratmu kecuali dari istrimu”. (HR. Tirmidzi dan Abu Daud, hasan)
Ibnu Hajar Al Asqalani juga memberi penjelasan jika hadith ini memperlihatkan boleh suami melihat aurat istri. Ibnu Hazm Azh Zhahiri juga menegaskan, “Boleh bagi suami untuk memandang ‘milik’ istri sebagaimana istri juga boleh memandang ‘milik’ suami. Hal itu tidak dianggap makruh sama sekali.”
Ada beberapa tip yang harus diperhatikan saat mencukur bulu kemaluan dalam ajaran agama Islam, seperti:
Siapkan alat cukur yang dikhususkan untuk mencukur bulu area kemaluan, gunting untuk merapikan, pisau cukur atau silet untuk mencukur habis.
Saat mencukur bulu kemaluan, sebaiknya jangan dilakukan dari bulu kemaluan yang lebat sampai benar-benar habis sama sekali. Awali dengan memotong sedikit lebih pendek di setiap minggunya dan dilanjutkan pada minggu berikutnya begitu pun selanjutnya. Awali dengan bidang dari sudut bulu kemaluan yang lebih kecil dan lebih kecil lagi dengan cara mencukurnya.
Tambahkan juga dengan lapisan sabun atau jeli yang baru setiap kali anda mencukur bulu kemaluan. Anda juga mungkin akan membutuhkan sedikit minyak diantara kulit yang halus terutama untuk anda yang memiliki kulit sensitif.
Merendam dengan air hangat atau memakai air hangat sebelum mulai mencukur bulu kemaluan berfungsi untuk melembutkan bulu di sekitar kemaluan tersebut sehingga akan lebih mudah di gunting atau di cukur sekaligus tidak memakan banyak waktu.
Oleh kerana kulit di sekitar kemaluan sangat tipis dan sensitif, maka tidak disarankan untuk mencabut bulu kemaluan sebab akan menimbulkan efek sampingan dan terasa sakit.
Cukurlah bulu kemaluan dengan arah pertumbuhan bulu dan amati pola ini sesudah anda memotong pendek bulu kemaluan tersebut. Untuk orang yang sudah berpengalaman bisa mencukurnya dengan arah berlawanan dari arah pertumbuhan rambut sesudah dilakukan pada arah serat kemudian memakai gerakan lembut sehingga hasil cukuran bisa bagus. Akan tetapi cara ini jangan dilakukan untuk anda yang baru bermula.
Pakai juga kaca berukuran besar yakni seukuran tubuh anda dan juga pencahayaan yang baik supaya hasil pencukuran bisa baik dan rapi.
Sesudah anda selesai mencukur, maka aplikasikan juga pelembap untuk menyegarkan dan menyejukkan area kulit kemaluan anda. Berhati-hati dengan wangian atau bahan tambahan dari pelembap yang akan menimbulkan iritasi kulit dan lebih baik gunakan babi oil untuk mengurangi iritasi sesudah selesai mencukur
SUMBER : DALAM ISLAM.COM
Gentleman semua dah baca MASKULIN?
Download dekat
je senang
Angka 40 membawa persepsi yang berbeza terhadap lelaki dan wanita. Bagi lelaki usia 40 dianggap sebagai permulaan hidup baru, semangat baru dan juga semakin matang.
Manakala bagi bagi wanita pula, usia 40 dikaitkan dengan perkara-perkara negatif dan selalu dikatakan dengan ‘saham’ yang mula menurun.
Namun, untuk lelaki kononnya pada usia 40 inilah tahap ‘kemiangan’ lelaki dikatakan semakin meningkat! Adakah ini benar?
Jom ketahui perangai lelaki ketika mencecah 40 tahun ini.
Miang
Orang perempuan selalu memberi alasan yang serupa untuk menguatkan andaian bahawa perangai lelaki memang miang apabila mencecah umur 40 tahun.
Antara alasan yang popular ialah suami mula menjeling wanita lain, suami mula main kayu tiga dan juga suami kahwin baru.
Masalah ini merupakan masalah yang paling ditakuti wanita kerana lelaki yang terlalu ego akan menganggap dirinya berkuasa dan layak untuk menundukkan semua wanita serta layak dikelilingi oleh lebih dari seorang wanita dalam satu masa.
Lebih parah jika mereka memilih anak dara seusia anak sulungnya atau perbezaan umur melebihi 10 tahun atau 15 tahun ke atas.
Tidak Bertanggungjawab
Ada juga perangai lelaki yang terus berubah sepenuhnya ketika berumur 40 tahun ini.
Tanggungjawab sebagai ketua keluarga terus hilang kerana hanya mementingkan penampilan diri tanpa menghiraukan makan minum isteri dan anak-anak di rumah.
Isteri dan anak-anak dibiarkan kelaparan, sedangkan dia sedang enak menjamu selera dan bermadu kasih bersama kekasih baru di luar.
Isteri jugalah terpaksa mengambil alih sehingga ‘tidak cukup tangan’ melayan anak-anak, menyediakan makan-minum suami dan anak-anak, membayar bil-bil dan sebagainya.
Hilang Kehangatan Asmara
Sudah menjadi lumrah manusia terutamanya golongan hawa untuk sentiasa mendapat perhatian dan belaian daripada seorang yang bernama lelaki.
Keletihan seorang isteri bakal reda dan hilang sekelip mata hanya dengan ciuman, pelukan atau pujian daripada suami tercinta namun, semua ciuman, pelukan mahupun pujian ini terus hilang apabila lelaki mencecah umur 40 tahun.
Pandang isteri pun seperti nak tak nak sahaja. Sudah pasti perangai lelaki ini mengecewakan hati si isteri.
Selain itu juga,anda juga boleh melihat perangai lelaki yang berubah ketika usia mencecah 40 tahun seperti:
Tips Mengatasi Perangai Suami Yang Miang
Berikan Layanan ‘A+’
Sudah tiba masa untuk anda lakukan perubahan diri. Tampilkan semula kecantikan anda yang dahulu ketika suami anda sedang tergila-gilakan anda ketika muda.
Hiaskan diri anda. Sambutlah kepulangan dia dengan senyuman bukannya leteran dan ucapkan perkataan yang membolehkan dia merasai dirinya dihargai.
Biarkan dia melakukan aktiviti seperti membaca,menonton televisyen dan buatkan minuman kesukaannya. Layanlah suami anda seolah-olah dialah RAJA dengan sebaiknya ketika si dia sangat memerlukan.
Hangatkan kembali asmara anda berdua. Tiada sebab seorang lelaki hendak bersusah payah mencari di luar jika dia boleh mendapat kesemuanya di rumah.
Terapkan Suasana Keimanan Dalam Rumah Tangga
Memang nafsu masih menggila tetapi apabila melihatkan anda yang semakin cenderung ke arah keagamaan, sedikit sebanyak timbullah perasaan untuk membuat perubahan diri.
Kerapkan membaca Al-Quran, bangun solat tengah malam dan membuka rancangan-rancangan agama di radio mahupun televisyen.
Anda juga boleh mengajak suami anda untuk menemani anda mendengar ceramah agama di di mana-mana tempat yang anda mahu. Gunakan peluang ini untuk keluar bersama sambal menginsafi diri.
Letakkan juga buku-buku motivasi keagamaan di atas meja di ruang tamu. Jika dia tidak mahu membaca sekalipun, moga-moga tajuk-tajuk berkenaan cukup memberikan hentakan di hatinya.
Siapa tahu usaha ini sedikit sebanyak membuatkannya segan kepada diri sendiri.
Gentleman semua dah baca MASKULIN?
Download dekat
je senang
Servis kereta sebelum balik kampung sangat penting bagi memastikan perjalanan raya lebih selamat. Ikuti checklist pemeriksaan kereta ini sebelum memulakan perjalanan jauh.